Wow! Ini Catatan Hebat Xavi di Qatar

Legenda Barcelona, Xavi Hernandez, sekarang telah melakoni 100 pertandingan dengan tim dari Qatar, Al-Sadd, bersama catatan yang terbilang mengesankan.

Selasa malam (2/10) menjadi malam yang tidak begitu menyenangkan untuk Xavi Hernandez. Tim yang Xavi bela, Al-Sadd, harus ikhlas menerima kekalahan 0-1 dari Persepolis di turnamen Liga Champions Asia.

Padahal pertandingan itu mempunyai arti krusial untuk Xavi, yakni pertandingan ke-100 dengan tim dari Ibukota Qatar itu di semua turnamen.

Xavi gabung bersama Al-Sadd pada 2015 lalu kala angkat kaki dari Barcelona.

Semenjak merumput bersama Al-Sadd, pemain asal Spanyol itu seolah memberi daya magisnya di klub.

Dari 100 pertandingan, pemain yang sekarang berumur 38 tahun ini sukses mencatatkan 65 umpan.

Tak hanya itu, Xavi pun lumayan subur dengan menyarangkan 22 goal, satu hal yang terbilang tidak sering ia lakukan bareng Barcelona.

Seperti dilansir dari Marca, produk akademi La Masia ini menjadi bintang Spanyol perdana yang main 100 pertandingan bareng kesebelasan dari semenanjung Arab.

Bersama Al-Sadd, Xavi telah menyumbang 3 piala: Qatar Emir Cup 2017, Qatar Crown Prince Cup 2017, serta Sheikh Jassim Cup 2017.

Kenal Lebih Dekat Peter Schmeichel, Penjaga Gawang Legenda Denmark

Penjaga Gawang atau kiper yang punya nama lengkap yaitu Peter Boleslaw Schmeichel MBE, 18 November 1963 ia lahir di Gladsaxe, Denmark, dan memiliki sebutan khas dirinya di mata para supporter adalah Peter. Peter Schmeichel adalah salah satu mantan pemain sepakbola yang berpos sebagai penjaga gawang tersukses didalam sejarah olahraga sepakbola tim nasional Denmark dan pemain dari klub Premiere League, Manchester United. Peter Schmeichel berhasil meraih apresiasi sebagai Penjaga Gawang Terbaik Dunia pada masa 1992 Dan 1993, Peter Schmeichel selaku kunci sukses tim nasional Denmark di Piala Benua Eropa 1992. Peter Schmeichel pun ikut serta di dalam raihan treble winner klub Manchester United kala menjuarai pertandingan ajang bergengsi Liga Champions, Piala FA , serta Liga Premier Inggris era 1998-1999, moment itu sekaligus sebagai kado perpisahannya bersama Manchester United yang sudah dibelanya sejak lama.

Peter Boleslaw Schmeichel MBE

Gladsaxe Copenhagen adalah kota kelahiran Peter. Peter Schmeichel merupakan seorang penjaga gawang yang mempunyai cap terbanyak bersama dengan Tim nasional sepakbola Denmark dengan 129 pertandingan, dan pun tampil di 4 kompetisi Piala Eropa dari tahun 1988 hingga 2000, dan satu kali tampil di pentas Piala Dunia 1998. Di level klub, dari awal karir Peter sampai dengan dirinya pensiun, Peter Schmeichel sudah membela 7 klub yakni dari awal karir junior hingga ke karir senior dirinya, Gladsaxe-Hero, Brondby, Hvidovre, MU, Sporting Lisbon, Aston Villa, dan yang paling ujung ini ialah Manchester City, dengan menyeluruh dari total penampilan hingga 597 laga, dengan prestasi 9 gol sebagai kiper.

Secara skuad, Peter Schmeichel telah meraih secara menyeluruh 10 gelar di pentas kompetisi lokal, 9 gelar di kompetisi piala domestik, 2 titel minor kompetisi di kejuaraan antara klub Eropa, dan Sebuah gelar juara di laga Liga Champions Eropa.

Dari sisi individual, Peter Schmeichel telah memperoleh 3 kali penghargaan yang menjadi Kiper Terbaik menurut UEFA, Dua penghargaan Kiper Terbaik Dunia, Tiga penghargaan Pemain Terbaik di Denmark, Empat penghargaan sebagai Penjaga Gawang Terbaik Denmark, Satu penghargaan Kiper Terbaik Eropa. Peter pun berhasil menasbihkan diri menjadi pemain yang berkompetisi dalam 10 musim di Liga Premier Inggris (liga sepakbola paling bergengsi di Inggris), lalu penghargaan special Tim dasawarsa ini (1990), lalu penghargaan Penyelamatan terbaik se dekade ini (1990) di pentas Liga Premier (21 Desember 1997). Tidak hanya itu, sampai dengan saat ini, Peter Schmeichel masih tetap menggenggam rekor dengan performa terbersih (clean sheet) di kompetisi Liga Premier Inggris secara persentase hingga 42%.

Kini anak kesatu Peter Schmeichel, Kasper Schmeichel main buat Manchester City, klub dimana Peter Schmeichel mengambil keputusan untuk gantung sepatu di usianya yang sudah kepala 5 lebih.

Karier junior

  • 1972-1975Hoje-Gladsaxe
  • 1975-1981Gladsaxe-Hero

Karier senior

Priode Klub Apps
1981-1984 Gladsaxe-Hero 46
1984-1987 Hvidovre 78
1987-1991 Brondby 119
1991-1999 Manchester United 292
1999-2001 Sporting CP 50
2001-2002 Aston Villa 29
2002-2003 Manchester City 29

Tim nasional: 1987-2001Denmark129