Falcao Optimistis Tatap Pertandingan Perdana Copa America

Kolombia bakal melawan Argentina pada pertandingan pertama Copa America Grup B di Stadion Fonte Nova Arena, Minggu (16/6/2019) WIB. Ujung tombak La Tricolor julukan Kolombia, Radamel Falcao, menyatakan jika kesebelasannya punya kans kalahkan Lionel Messi dan kawan-kawan.

Radamel Falcao percaya Kolombia bisa memulai Copa America dengan hasil bagus melawan Argentina. La Tricolor sudah menjalankan perombakan guna mengikuti kompetisi antar negeri Amerika Selatan dengan juru tak-tik anyar yaitu mantan pelatih Manchester United, Carlos Queiroz.

Pertandingan kontra Argentina bakal jadi penanda debut kompetitif untuk Carlos Queiroz yang mulai menukangi Kolombia semenjak tujuh Februari 2019.

Kolombia punya catatan negatif saat menghadapi Argentina. Sudah 12 tahun La Tricolor tidak berhasil menumbangkan Argentina. Namun, Falcao percaya kesebelasannya sekarang punya kans.

“Kami bakal selalu berupaya dan menawarkan semuanya untuk bisa sampai tujuan ini. Kesebelasan ini sudah mengambil keputusan untuk selalu hidup cocok dengan gairah juang dan mental, ” tutur Falcao, kapten Kolombia pada Copa America 2019 ini.

Laga ini jua menandai laga kompetitif perdana untuk Argentina semenjak mereka tereliminasi di Piala Dunia 2018, yang menimbulkan pemecatan juru tak-tik Jorge Sampaoli dan diganti oleh Lionel Scaloni.

Lionel Scaloni pada kejuaran Copa America 2019 ini bakal mengandalkan Sergio Aguero, Angel Di Maria, dan Lionel Messi untuk memimpin armada muda guna memenangkan trofi jawara yang terakhir kali diperoleh di tahun 1993.

Tak Dapat Pembelaan Masalah Kartu Merah, Diego Costa Ngambek

Striker Atletico Madrid, Diego Costa mangkir pelatihan rutin kesebelasannya Kamis (18/4) kemarin. Diprediksi bintang kelahiran Brasil itu marah dengan kesebelasannya sebab minimnya pembelaan tentang kartu merah sejumlah hari sebelumnya.

Diego Costa diberi hukuman 8 laga sampai penghujung kompetisi musim sebab terbukti menghina wasit ketika menghadapi Barcelona beberapa saat lalu. Berarti, dia bakal tidak ikut serta bermain sampai kompetisi musim ini usai. Selama ini, langkah banding yang diperbuat manajemen tim terkesan setengah hati.

Marca memberitahukan, harusnya hari ini cuma terdapat 1 bintang yang tidak ikut serta pelatihan yaitu Stefan Savic lantaran cedera. Tapi, akhir-akhir Costa jua tidak juga memperlihatkan batang hidungnya kala sesi latihan. Sampai sekarang tidak terdapat langkah tegas dari Atletico tentang tindakan indisipliner bintangnya.

Sebelumnya, Diego Costa menolak tudingan yang dilayangkan oleh Gil Manzano ketika menghadapi Barcelona beberapa saat yang lalu. Tapi, kekuasaan LaLiga masih menjatuhkan sanksi pada yang bersangkutan berdasar sejumlah bukti.

Atletico Madrid sekarang tengah bertengger di runner-up klasemen sementara LaLiga. Dengan sisa laga dan jarak angka ke Barcelona yang bisa dikatakan jauh, tipis kans Rojiblancos untuk meraih trofi musim ini.

Dari sisa lawan sampai penghujung kompetisi musim, cuma Real Madrid yang bisa dikatakan sulit. Laga bakal bergulir di Santiago Bernabeu pada 26 Juli 2019. Pertandingan itu bakal jadi pertandingan pamungkas yang jadi penutup perjalanan ke 2 kesebelasan selama kompetisi musim.

Joachim Loew Ungkap Arti Krusial Kemenangan Melawan Belanda

Manajer tim nasional Jerman, Joachim Loew, menyatakan jika kemenangan yang diperoleh melawan tim nasional Belanda punya arti yang amat vital guna skuatnya. Menurut pendapatnya, hasil positif itu memberi tambahan keyakinan diri pada pasukan tim nasional Jerman.

Performa negatif selama tahun 2018 membikin Joachim Loew mengambil keputusan guna membuat transformasi besar didalam teamnya. Alhasil, tim muda Die Mannschaft sukses mendapat kemenangan melawan Belanda dalam laga pertama di tahun 2019.

“Di paruh perdana, kami bisa memperlihatkan performa yang amat bagus. Kami berhak unggul usai main amat superior. Pada waktu jeda paruh pertama, aku mengingatkan jika kami sudah berlaga seri vs Belanda usai pernah memimpin 2-0, ” tutur Joachim Loew dilansir dari situs web UEFA.

“Tapi, kami tidak berhasil menjaga tingkat performa pada fase ke 2 laga. Aku berpikir amat bahagia sebab kesebelasan ini punya kemauan yang amat besar guna mendapat kemenangan. Hasil positif vs Belanda jadi modal yang amat bagus buat menjalani pertandingan kualifikasi berikutnya, ” jelasnya melanjutkan.

Kemenangan Die Mannschaft di Johan Cruyff ArenA dipastikan dengan goal Nico Schulz pada akhir laga. Nico Schulz sendiri mengakui jika goal itu lahir karena kejelian Marco Reus yang mengisi pos sayap sebelah kiri.

“Kemenangan ini jadi hal yang amat menyenangkan buat kami semua. Marco menghuni tempat yang aku huni saat dia masuk. Jadi, aku mesti bergeser serta berupaya mendapatkan ruang kosong, ” tutur Nico Schulz dilansir dari situs web UEFA.

Bintang Manchester United Beberkan Sebab Pertengkaran Paul Pogba dan Jose Mourinho

Bintang Manchester United, Andreas Pereira, mengatakan sebab di belakang pertengkaran antara manajer team, Jose Mourinho, dan satu punggawanya, Paul Pogba.

Jose Mourinho serta Paul Pogba dikatakan tak akur selama beberapa waktu.

Di September 2018 contohnya, mereka Cekcok di latihan 1 hari usai tereliminasi dari Piala Liga Inggris sehabis dibantai Derby County.

Andreas Pereira menyatakan Jose Mourinho memiliki argumen di balik sikapnya pada Paul Pogba.

“Semua Berawal di partai Piala Liga Inggris. Paul Pogba mengupload video tengah tertawa dengan saya serta Luke Shaw kala rombongan saya menang 1-0 vs Derby. Setiap orang memprediksi video ini diunggah saat team saya menerima kekalahan, tapi tidak, ” tutur Pereira, menurut BolaSport. com melalui Mirror.

Jose Mourinho juga mempertanyakan video itu.

“Mourinho memprediksi Pogba mengupload video ini sehabis laga serta bertanya padanya. Suasana antara mereka berdua juga jadi intens, ” katanya meneruskan.

Friksi antar Jose Mourinho serta Paul Pogba pun seperti mengipasi pemberitaan hengkangnya Pogba.

Bintang dari Prancis itu juga dikatakan masuk bidikan tim Spanyol, FC Barcelona.

Wow! Indonesia Masuk Nominasi Pengembangan Liga Terbaik se-Asia Versi AFC

Induk sepakbola paling tinggi Asia, AFC, sudah meluncurkan sepuluh nomine guna liga yang menginspirasi serta pengembangan paling baik pada Asia di hari Kamis (11/10).

AFC bareng Asia’s Sports Industry Awards and Conference (SPIA Asia) sudah memutuskan sepuluh nomine sendiri-sendiri melalui 2 nominasi. Nominasi itu beberapa diantaranya merupakan The Best Football League for The Inspiring dan Best Developing Football League of the Year by AFC.

Walau tersedia jumlah 12 nominasi, spesial guna 2 nominasi itu para nomine dipanggil begitu saja dengan AFC. Menariknya melalui ke 2 nominasi tersebut, Indonesia sukses masuk menjadi nomine Best Developing Football League of the Year.

9 rival Indonesia di dalam nominasi itu beberapa diantaranya Bhutan, Guam, Filipina, Vietnam, Guam, Singapura, Yordania, India, Kirgistan, dan Tajikistan. Sedangkan guna nominasi The Best Football League for The Inspiring diisi dengan Australia, Jepang, China, Arab Saudi, Uzbekistan, China, Korea Selatan, Thailand, Iran, Qatar, dan UEA.

Diberitakan BolaSport. com melalui website resmi AFC, para nomine dianggap melalui 11 opsi penilaian yang meliputi: petinggi serta administrasi, keuangan, turnamen, pemasaran serta naik kasta, dan wartawan serta komunikasi.

Pencapaian melalui penilaian bakal setingkat lebih berfokus di administrasi serta petinggi area melalui organisasi dibanding penyebab teknis pada Liga.

3 tempat paling baik bakal mendapat undangan menuju SPIA Conference dan Awards 2018 yang bakal berlangsung pada Bangkok di tanggal 19 serta dua puluh November 2018.